Hari keempat Hastawara dinaungi Bathara Yama, perlambang ketegasan hukum sebab-akibat (karma pahala) dan kepastian janji moral.
Bathara Yamadipati adalah dewa penegak keadilan semesta yang adil tanpa pandang bulu. Karakteristik Yama mengingatkan bahwa setiap perbuatan manusia—baik yang kasat mata maupun yang tersembunyi di relung batin terdalam—pasti menuai balasannya masing-masing. Hari ini adalah momentum introspeksi moral agar manusia membayar hutang janji, meluruskan sengketa dengan adil, dan tidak berbuat curang.
Hari ke-4 dalam Hastawara. Waktu yang tepat untuk penyelesaian sengketa hukum, penandatanganan kesepakatan damai, dan audit kejujuran.
Prinsip kepatuhan hukum (compliance), transparansi audit, dan integritas antikorupsi.
"Keadilan yang ditegakkan tanpa belas kasihan melahirkan kebencian; belas kasihan tanpa keadilan melahirkan kekacauan."