Peringatan hari ke-100 pasca wafat sebagai simbol tuntasnya pelepasan duka mendalam dan penguatan silaturahmi keluarga besar.
Nyatus dina diselenggarakan pada hari ke-100. Angka seratus melambangkan kebulatan tekad dan keparipurnaan. Pada tahap ini, luka perpisahan telah bertransformasi menjadi rasa rindu yang hangat dan doa-doa yang matang. Peringatan ini sering kali disertai dengan ziarah kubur bersama (*nyekar*) untuk membersihkan pusara serta mempercantik makam sebagai wujud penghormatan lahiriah terakhir.
Hari ke-100 dihitung dari hari geblag menggunakan rumus Romasarma.
Wadah rekonsiliasi dan temu kangen sanak famili lintas generasi untuk saling mengenang keteladanan budi pekerti almarhum.
"Menghargai warisan teladan orang tua lebih utama daripada sekadar meratapi kepergian raganya."
Bagi keluarga besar yang ingin menghitung tanggal pasti peringatan duka cita (Nyatus Dina) secara otomatis dengan hisab waktu Maghrib, draf undangan WhatsApp keluarga, dan buku saku tahlil lengkap tanpa iklan mengganggu, Anda dapat menggunakan:
Portal di ruh.web.id beroperasi 100% hening dan beradab sesuai adab duka cita keluarga.