Musim peralihan dari musim hujan menuju kemarau (sekitar Maret–April), saat matahari kembali cerah dan panen raya padi digelar dengan rasa syukur.
Mareng adalah masa penuh sukacita di pedesaan Jawa. Hujan deras mulai jarang turun, hawa udara hangat menyejukkan, dan lumbung-lumbung mulai dipenuhi oleh bulir padi emas. Tradisi wiwitan panen digelar dengan sedekah tumpeng ingkung di pematang sawah sebagai ungkapan terima kasih kepada Gusti Kang Murbeng Dumadi. Mareng mengajarkan manusia untuk merayakan keberhasilan dengan berbagi kepada mereka yang kurang beruntung.
Mencakup Mangsa Kasanga dan Kadasa dalam Pranata Mangsa. Bertepatan dengan musim panen raya tanaman pangan.
Waktu strategis penyerapan gabah petani oleh Bulog dan perayaan festival budaya panen lokal.
"Saat lumbungmu penuh oleh hasil panen, lebarkan pintu rumahmu untuk mengundang para tetangga yang membutuhkan bantuan."