Mangsa pertama dalam penanggalan matahari pertanian Jawa (22 Juni – 1 Agustus, 41 hari), ditandai dengan tanah sawah merekah dan dedaunan mulai berguguran.
Mangsa Kasa adalah pembuka pranata mangsa saat matahari melintasi belahan bumi utara. Alam Jawa mulai memasuki musim kemarau dingin (bedhidhing). Sesanti puitisnya berbunyi: 'Sesotya Murca Ing Embanan' (Intan permata terlepas dari ikatannya), menggambarkan dedaunan pohon yang gugur ke bumi laksana permata yang lepas. Ini adalah sasmita alam agar manusia belajar melepaskan kemelekatan duniawi dan mulai mengolah tanah batin dengan sabar.
Berlangsung 41 hari mulai tanggal 22 Juni hingga 1 Agustus. Para petani membakar jerami sawah dan membiarkan tanah mengering untuk membasmi hama.
Manajemen siklus tanam pertanian organik dan pemahaman pergeseran iklim lokal tropis.
"Gugurnya daun bukanlah kematian, melainkan cara pohon menghemat energi agar tetap bertahan hidup di musim kering."