Wuku Ke-3 dari 30 ꦮꦸꦏꦶꦂ

Wuku Wukir

Candra Wuku: Gunung mubyar (Gunung yang bersinar indah dari kejauhan)

🏛️ Empat Perlambang Pokok Wuku Wukir

Dewa Pelindung
Bathara Mahadewa

Menaungi watak kepemimpinan batin.

Pohon Pelindung
Pohon Nagasari

Keteduhan dan ketahanan rezeki.

Burung Sasmita
Burung Manyar

Intuisi tutur kata dan kelincahan budi.

Sikap Gedhong
Gedhong jumeneng ing mburi

Pengelolaan materi dan rezeki.

📜 Makna Filosofis & Kosmologi

Gunung tampak megah bukan karena ia memanggil angin, melainkan karena ia tegak menahan badai. Wuku Wukir mengajarkan keteguhan prinsip di tengah godaan zaman.

🌱 Watak Kelahiran & Budi Pekerti

Berwibawa bagai gunung, teduh pembawaannya, hemat dan cermat mengelola sumber daya, serta menjadi tempat bernaung bagi sanak saudara.

💼 Potensi Karir, Pekerjaan & Rezeki

Kuat di sektor properti, pertanian, kehutanan, manajemen logistik, dan investasi jangka panjang yang membutuhkan kesabaran tanah.

⚠️ Pantangan Hari Naas (Samparwangke)

Hari naas wuku jatuh pada Anggara (Selasa) Kliwon. Hindari perdebatan terbuka yang berisiko merusak nama baik.

🕊️ Ikhtiar Keselamatan & Doa

Sedekah palawija (ubi jalar, ketela, kacang tanah rebus) dibagikan kepada tetangga sekitar sebagai simbol syukur atas rezeki bumi.

⚖️ Pedoman Batin & Etika Ngaji Rasa

"Kekayaan hakiki seperti gedhong di belakang: tidak perlu dipamerkan di hadapan mata khalayak, yang terpenting mencukupi kebutuhan keluarga dengan halal."

Sumber Rujukan Naskah: Serat Centhini & Primbon Betaljemur Adammakna