Menaungi watak kepemimpinan batin.
Keteduhan dan ketahanan rezeki.
Intuisi tutur kata dan kelincahan budi.
Pengelolaan materi dan rezeki.
Burung slinditan terbang lincah menyambar serangga tanpa pernah mematahkan ranting tempat ia hinggap. Demikianlah manusia Kurantil diharapkan bergaul: lincah berkarya tanpa merusak harmoni lingkungan.
Ramah, supel bergaul, gemar bepergian melihat keindahan dunia, mudah beradaptasi di lingkungan baru, namun terkadang mudah berubah pendirian.
Cerah di bidang pariwisata, diplomasi, hubungan masyarakat, pemasaran antardaerah, dan bisnis ekspedisi transportasi.
Hari naas wuku jatuh pada Budha (Rabu) Legi. Kurangi spekulasi keuangan tanpa kontrak tertulis yang jelas.
Bancakan bubur merah putih dengan bunga melati segar, mendoakan kelancaran langkah musafir.
"Keluasan pergaulan menuntut kompas batin yang kokoh, agar kita tidak sekadar terbawa arus ke mana angin bertiup."