Wuku Ke-4 dari 30 ꦏꦸꦫꦤ꧀ꦠꦶꦭ꧀

Wuku Kurantil

Candra Wuku: Tirta wening (Air yang jernih dan tenang)

🏛️ Empat Perlambang Pokok Wuku Kurantil

Dewa Pelindung
Bathara Narasoma

Menaungi watak kepemimpinan batin.

Pohon Pelindung
Pohon Ingas

Keteduhan dan ketahanan rezeki.

Burung Sasmita
Burung Slinditan

Intuisi tutur kata dan kelincahan budi.

Sikap Gedhong
Gedhong jumeneng ing ngarep

Pengelolaan materi dan rezeki.

📜 Makna Filosofis & Kosmologi

Burung slinditan terbang lincah menyambar serangga tanpa pernah mematahkan ranting tempat ia hinggap. Demikianlah manusia Kurantil diharapkan bergaul: lincah berkarya tanpa merusak harmoni lingkungan.

🌱 Watak Kelahiran & Budi Pekerti

Ramah, supel bergaul, gemar bepergian melihat keindahan dunia, mudah beradaptasi di lingkungan baru, namun terkadang mudah berubah pendirian.

💼 Potensi Karir, Pekerjaan & Rezeki

Cerah di bidang pariwisata, diplomasi, hubungan masyarakat, pemasaran antardaerah, dan bisnis ekspedisi transportasi.

⚠️ Pantangan Hari Naas (Samparwangke)

Hari naas wuku jatuh pada Budha (Rabu) Legi. Kurangi spekulasi keuangan tanpa kontrak tertulis yang jelas.

🕊️ Ikhtiar Keselamatan & Doa

Bancakan bubur merah putih dengan bunga melati segar, mendoakan kelancaran langkah musafir.

⚖️ Pedoman Batin & Etika Ngaji Rasa

"Keluasan pergaulan menuntut kompas batin yang kokoh, agar kita tidak sekadar terbawa arus ke mana angin bertiup."

Sumber Rujukan Naskah: Primbon Betaljemur Adammakna Bab Pawukon