Wuku Ke-27 dari 30 ꦮꦪꦁ

Wuku Wayang

Candra Wuku: Lintang panjer (Bintang fajar yang menandai terbitnya era baru)

🏛️ Empat Perlambang Pokok Wuku Wayang

Dewa Pelindung
Bathari Sri

Menaungi watak kepemimpinan batin.

Pohon Pelindung
Pohon Cempaka

Keteduhan dan ketahanan rezeki.

Burung Sasmita
Burung Kutilang

Intuisi tutur kata dan kelincahan budi.

Sikap Gedhong
Gedhong jumeneng ing mburi

Pengelolaan materi dan rezeki.

📜 Makna Filosofis & Kosmologi

Wayang di kelir bergerak mengikuti kehendak sang dalang. Wayang menyadarkan kita bahwa manusia berikhtiar sekuat tenaga di panggung dunia, namun takdir mutlak berada di genggaman Sang Maha Kuasa.

🌱 Watak Kelahiran & Budi Pekerti

Halus rasa seninya, berbudi luhur, welas asih, menyukai keharmonisan rumah tangga, memiliki kepekaan batin terhadap keindahan ciptaan Tuhan, dan penuh kasih.

💼 Potensi Karir, Pekerjaan & Rezeki

Makmur di bidang seni rupa, pergelaran wayang/teater, batik adiluhung, diplomasi kebudayaan internasional, dan kerajinan kriya Nusantara.

⚠️ Pantangan Hari Naas (Samparwangke)

Hari naas wuku jatuh pada Sukra (Jumat) Wage. Hindari konflik dalam urusan rumah tangga sanak keluarga.

🕊️ Ikhtiar Keselamatan & Doa

Sedekah nasi tumpeng kuning wangi berlauk gudeg krecek manis dan suwiran ayam kampung.

⚖️ Pedoman Batin & Etika Ngaji Rasa

"Jadilah wayang yang memainkan peran dengan sepenuh ketulusan budi, agar dalang semesta ridho atas lakon hidupmu."

Sumber Rujukan Naskah: Serat Centhini & Primbon Betaljemur