Menaungi watak kepemimpinan batin.
Keteduhan dan ketahanan rezeki.
Intuisi tutur kata dan kelincahan budi.
Pengelolaan materi dan rezeki.
Bathara Sadana berpasangan dengan Dewi Sri menjaga kedaulatan lumbung pangan. Kulawu mengajarkan manajemen cadangan hidup agar generasi penerus tidak kelaparan.
Hemat, cermat, pandai menabung dan merawat aset pusaka, tidak boros, memiliki rezeki yang mengalir stabil laksana aliran air sungai pegunungan.
Sangat makmur di sektor pergudangan pangan, lumbung beras modern, manajemen aset pensiun, logistik bahan pokok, dan perbankan tabungan.
Hari naas wuku jatuh pada Tumpak (Sabtu) Kliwon. Hindari menimbun barang kebutuhan pokok yang merugikan rakyat kecil.
Bancakan beras ketan gurih bertabur serundeng manis kelapa, diniatkan memohon kelanggengan rezeki sandang pangan.
"Rezeki yang mengalir stabil laksana air sungai menuntut kita membuat saluran irigasi ke sawah-sawah sesama yang kering."