03. Petungan Tradisi ꦱꦿꦶꦒꦠꦶ

Siklus Rezeki Srigati

Metode petungan tradisional yang memetakan grafik pasang surut rezeki manusia dalam putaran siklus 6 tahunan.

Sebutan Lain: Petung Srigati Fluktuasi Rezeki 6 Tahunan Siklus Nasib

📖 Narasi Filosofis & Hakikat Budaya

Kehidupan manusia tidak pernah berjalan dalam garis lurus yang datar; ada masa menanjak sukses, ada masa melandai prihatin. Di sanalah letak kearifan Siklus Srigati. Menggunakan dasar neptu weton, naskah kuno memetakan grafik fluktuasi rezeki dan keberuntungan per 6 tahun usia (usia 0-6, 6-12, 12-18, 18-24, dst.). Srigati tidak dimaksudkan untuk menumbuhkan keputusasaan di masa surut atau kesombongan di masa puncak. Justru ia menjadi panduan manajemen hidup: saat grafik tinggi, rajinlah menabung dan berinvestasi; saat grafik rendah, perbanyak tirakat batin dan hindari spekulasi liar.

Metode Perhitungan / Tata Laksana Adat:

Dihitung berdasarkan rumus matematis tabel Srigati Betaljemur Adammakna dengan input total neptu weton dibagi daur 6 tahunan.

🧭 Relevansi dalam Kehidupan Modern:

Bermetafora dengan siklus ekonomi makro (economic cycle) dan perencanaan finansial jangka panjang (financial planning) yang matang.

🛡️ Pedoman Batin & Etika Ngaji Rasa (Mawas Diri):

"Kunci keselamatan Srigati: "Nalika bungah aja gumendhe, nalika susah aja ngersula" (Saat bahagia jangan sombong, saat susah jangan berkeluh kesah)."

Rujukan Naskah Babon: Kitab Primbon Betaljemur Adammakna Bab Srigati

Konsep Tradisi Terkait