Siklus enam harian yang melambangkan mata rantai kehidupan ekologis semesta.
Sadwara adalah siklus enam hari dalam pawukon yang sangat sarat pesan ekologis: Tungle (daun), Aryang (manusia), Wurukung (hewan), Paningron (ikan), Uwas (burung), dan Mawulu (benih). Nenek moyang kita menyadari bahwa manusia (Aryang) tidak hidup sendirian; ia bersaudara dengan tetumbuhan, hewan ternak, ikan di air, burung di udara, dan benih pangan. Peringkelan mengajarkan etika menjaga kelestarian alam agar tidak terjadi kerusakan lingkungan.
Siklus 6 hari: 1. Tungle (Godhong), 2. Aryang (Wong), 3. Wurukung (Kewan), 4. Paningron (Iwak), 5. Uwas (Manuk), 6. Mawulu wiji (Wiji).
Sejalan dengan prinsip pelestarian lingkungan hidup dan kesadaran ekologis modern (sustainable ecology).
"Sadwara mengingatkan manusia agar tidak serakah mengeksploitasi alam; jika alam rusak, maka manusia pula yang menuai bencana."