Hari keempat Sangawara berperlambang matahari (srengenge), simbol kedermawanan tanpa pilih kasih, membakar kegelapan dengan ilmu dan kasih.
Kerangan mengambil lambang sang surya yang menyinari semesta raya. Matahari membagikan cahayanya secara adil kepada rumput liar di parit maupun kepada bunga mawar di taman istana tanpa pernah meminta imbalan jasa. Watak Kerangan menginspirasi manusia untuk menjadi sumber pengharapan dan inspirasi bagi lingkungan sekitarnya.
Hari ke-4 Sangawara. Baik untuk publikasi karya, promosi usaha, dan kegiatan sosial santunan masyarakat.
Pemberdayaan sosial (social entrepreneurship) dan keterbukaan akses informasi demi kebaikan publik.
"Bersinarlah untuk menerangi sesama, jangan biarkan cahayamu justru menyilaukan mata dan membakar kawan sendiri."