Perjumpaan sakral antara hari Selasa (Anggara) dan pasaran Kliwon (Kasih) sebagai momentum penyucian batin.
Anggara (Selasa) bertemu dengan Kasih (Kliwon) setiap 35 hari sekali. Dalam tradisi keraton, Anggara Kasih dipandang sebagai waktu suci untuk membersihkan pusaka hati, menyucikan niat, dan memohon keselamatan bagi negeri. Berbeda dari stigma seram film horor modern, esensi asli Anggara Kasih adalah "kasih": menyiram batin yang gersang dengan air cinta kasih kebaikan.
Hari Selasa (neptu 3) + Pasaran Kliwon (neptu 8) = Neptu 11. Terjadi setiap 35 hari sekali.
Waktu yang sangat baik untuk berkumpul bersama keluarga, mempererat silaturahmi, dan membersihkan rumah hunian.
"Menghilangkan stigma horor: ubah ketakutan menjadi cinta kasih dan doa perlindungan keluarga."