Plasenta yang menyalurkan sari makanan bagi janin di rahim, disimbolkan sebagai saudara muda perawat kehidupan.
Ari-ari (plasenta) yang keluar menyusul setelah kelahiran bayi dimuliakan sebagai "Adhi Ari-Ari" (saudara muda). Tanpa organ ini, janin tidak akan menerima nutrisi makanan dan oksigen di dalam rahim ibu. Karena itulah, tradisi Jawa merawat pemakaman ari-ari dengan bersih, diberi kendil tanah liat, garam, jarum, dan lentera penerang. Perlambang ini mengingatkan bahwa rezeki manusia telah dijamin oleh Tuhan sejak dalam kandungan, dan manusia diajak untuk tidak pernah putus asa dalam mencari nafkah halal.
Unsur plasenta kelahiran; menempati arah Barat dalam kosmologi raga.
Pesan mendalam tentang nutrisi prenatal dan pentingnya menjaga kesehatan ibu dan janin sejak awal kehamilan.
"Rezeki yang kita nikmati hari ini wajib disyukuri dan disalurkan sebagian untuk merawat mereka yang membutuhkan."