Menaungi watak kepemimpinan batin.
Keteduhan dan ketahanan rezeki.
Intuisi tutur kata dan kelincahan budi.
Pengelolaan materi dan rezeki.
Resi Bisma rela gugur di atas ranjang panah demi memegang teguh sumpah sucinya. Prangbakat mengajarkan harga sebuah komitmen moral yang tidak bisa ditawar.
Pemberani, pantang menyerah di medan laga kehidupan, teguh memegang janji ksatria, tidak silau oleh rayuan kedudukan palsu, dan rela berkorban demi kehormatan bangsa.
Unggul di bidang pertahanan kedaulatan, perwira militer, jaksa penuntut umum, atlet kejuaraan nasional, dan pengusaha perintis.
Hari naas wuku jatuh pada Anggara (Selasa) Legi. Waspadai provokasi dari pihak ketiga yang ingin memecah belah persaudaraan.
Sedekah tumpeng beras merah dengan lauk pindang daging sapi gurih dibagikan dengan doa tolak bala.
"Lebih mulia gugur dengan kehormatan integritas daripada hidup bergelimang kemewahan di atas bangkai pengkhianatan."