Menaungi watak kepemimpinan batin.
Keteduhan dan ketahanan rezeki.
Intuisi tutur kata dan kelincahan budi.
Pengelolaan materi dan rezeki.
Air dalam kendi tanah liat terasa dingin menyejukkan bukan karena es, melainkan karena tanah liat menyerap panas dengan sabar. Maktal adalah ketenangan hidup bersahaja.
Tekun, patuh pada nasihat orang tua, teliti dalam perhitungan uang, pandai berhemat, dan menyukai ketenteraman batin daripada kemewahan lahiriah.
Kuat di perbankan retail, akuntansi publik, perpajakan, apotek herbal tradisional, dan toko kebutuhan pokok harian.
Hari naas wuku jatuh pada Tumpak (Sabtu) Pon. Jaga kejujuran dalam pembukuan dagang.
Bancakan tumpeng nasi putih berlauk telur ceplok dan sayur bayam bening segar.
"Kebahagiaan hakiki tidak dibeli dengan tumpukan barang mewah, melainkan hadir saat batin merasa cukup (*nerima ing pandum*)."