Pantangan waktu perjalanan jauh atau peresmian usaha dalam siklus wuku.
Samparwangke secara harfiah melambangkan sandungan kaki dalam perjalanan. Kearifan ini mengingatkan kita untuk tidak memaksakan bepergian jauh ketika kondisi fisik lelah atau cuaca sedang tidak mendukung. Naskah babon memandangnya sebagai kompas keselamatan mobilitas bagi masyarakat tradisional.
Tabel hari pantangan perjalanan berdasar urutan wuku dalam siklus pawukon.
Pengingat pentingnya memeriksa kondisi kendaraan, kesehatan tubuh, dan kelaikan rute sebelum melakukan perjalanan darat atau udara.
"Keselamatan perjalanan berakar pada kesiapan fisik, kepatuhan rambu jalan, dan doa keselamatan musafir."