Empat tiang utama penopang tumpang sari pada rumah Joglo, melambangkan empat pilar kebajikan moral penegak martabat keluarga.
Saka Guru adalah jantung struktur rumah Joglo. Empat batang tiang kayu jati pilihan berukuran besar berdiri tegak di tengah ruangan menyangga tumpang sari berlapis. Secara filosofis, saka guru adalah personifikasi dari empat pilar karakter penegak kehidupan: kejujuran, keadilan, kesabaran, dan kedermawanan. Bila salah satu tiang rapuh atau miring, seluruh atap rumah terancam runtuh. Demikian pula martabat sebuah keluarga akan runtuh manakala salah satu pilar moral diabaikan.
Diletakkan tepat di atas umpak batu candi tanpa dipaku ke tanah, memungkinkan struktur bergeser aman saat gempa bumi.
Simbol pilar tata kelola yang baik (Good Corporate Governance): transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, dan kewajaran.
"Kokohnya tiang penopang bukan karena keindahan ukirannya, melainkan karena keutuhan serat kayu di dalam batinnya."