Tradisi kenduri syukur bulanan dengan tumpeng gudangan/urap untuk menyucikan jiwa dan memupuk kerukunan tetangga.
Bancakan weton adalah salah satu tradisi paling indah dan penuh rasa syukur dalam kebudayaan Jawa. Diperingati setiap 35 hari sekali pada hari weton kelahiran, keluarga menyajikan tumpeng nasi putih dengan urap/gudangan (aneka sayur simbol kelimpahan hidup) dan telur rebus. Makanan ini kemudian dibagikan kepada anak-anak tetangga sekitar. Falsafahnya sangat mulia: bersyukur atas napas kehidupan yang masih dianugerahkan, memohon keselamatan batin, dan membiasakan diri berbagi rezeki kepada lingkungan sekitar.
Ubarampe utama: Nasi tumpeng, sayuran urap/gudangan 7 macam (kacang panjang, tauge, bayam, kangkung, wortel, daun pepaya, kelapa parut bumbu), dan telur rebus.
Membangun kepekaan sosial anak sejak usia dini untuk gemar berbagi makanan dan menyapa tetangga sekitar.
"Bancakan weton adalah ibadah sosial dan sedekah syukur, bukan ritual kemusyrikan; niat utama ditujukan semata-mata kepada Tuhan Yang Maha Esa."